Langsung ke konten utama

Seketika melupakan semuanya....

      Sore menjelang malam
Rintik hujan pun turun.
      Semakin deras rintik hujan turun
Ku berfikir semua kenangan tentang rintik hujan
      Semua kebahagian,canda,tawa disaat itu
Dipinggir jalan menunggu rintik hujan berhenti...

      Kita bersama tanpa mengingat waktu dan semua masalah di kehidupan yang fana ini...
      Tak seperti hidup sekarang ini
Kau tidak ada lagi bersamaku.
Entah kemana engkau pergi.
Aku tak tahu dengan siapa kau meninggalkanku.

     Aku cukup tau aku bukan lah orang yang tepat bagimu semoga kau mendapatkan yang kau inginkan....

Bandar Lampung,Senin 19 Maret 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Haruskah ku mencari pengganti dirimu?

Disaat itu kau pergi jauh dariku Meninggalkanku bersama bayangmu.       Hatiku seperti berada di lautan lepas Tidak tau harus kemana.      Apakah aku harus mencari pengganti mu ? Apakah aku akan mendapatkannya?      Aku tidak tahu. Yang pasti akan kucoba terlebih dahulu Karena kesedihan tidak akan mengembalikan semuanya yang telah berlalu.       Pesanku semoga kau bahagia Walau tak bersama ku .

AKU MANUSIA

Aku tahu ku tak sempurna Kekurangan ku dominan Dibanding kelebihan ku Aku tahu ituu Aku mungkin tidak manusiawi Tidak mengerti apa itu romantis Pengetahuan ku nihil tentang itu Karena terlalu banyak kekecewaan dilintasi Aku manusia tanpa talenta Berpikir cara membahagiakan Tapi tidak bisa terwujud Karena kekosongan ilmu Aku mungkin bodoh Itu sebabnya ketidak sempurnaan Hanya bisa membantu Disaat kau perlu Maaf aku tak seperti yang lain Aku menyimpan rasa cemburu? Iya itu selalu terasa

Penerang jalan hidup

Waktu. Detik demi detik tidak terasa Telah terlewati ber menit menit Tidak terasa sudah larut malam Semua seolah terlalu cepat berjalan Dengan mu aku tertawa dan bercerita Semua kisah hidup yang dilewati Semua lelucon yang membuat aku dan kau jadi bahagia Kau lah pengubah hidupku Dari monokrom Sampai menjadi pelangi Dari gelap gulita Sampai muncul mentari Kau yang mengubahnya Jam seakan berlari Dari cerianya pagi ke indahnya senja Itu semua karenamu yang menjadi penyemangat Hari kian hari Hidupku penuh warna dan kata Seolah menjadi orang terceria di dunia