Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Semua.

Senja di pelabuhan tua Terasa semua berbeda Aku ingin berlari sekencang kencangnya Dan di dimensi imaji berlabuhnya Ku definisikan tentang semua Semua yang mempunyai mantra Semua yang menimbulkan bahaya Dan semua Yang ada disana Batas diafragma melepuh Dada seperti sesak menekan Tulang tengkorak tersayat Langkah kaki berhenti melangkah Semua terasa lemah Seperti tidak ada asupan Dan semangat yang mengikat Emosi hati tumpah ruah Ku terdiam melihat cahaya merah Yang berubah menjadi hitam gelap Ku harap akan datang bulan dan bintang Tetapi yang datang adalah kegelapan Kutinggalkan tempat itu Tapi tak bisa Tidak ada cahaya menyinari Gelapnya malam itu Menatap langit dan seluruhnya Dengan kegelapan yang ada Menunggu Cahaya Yang dapat membawa ku pulang

Intuisi.

Tertidur menjelang datangnya fajar Tak terasa sinar cakrawala Datang menembus bilik Gravitasi sirna dari kasur itu Memulai pagi dengan senyuman Intuisi berkata untuk menaungi Tapi kesaksian berceloteh tidak Ini yang selalu terbit Setelah indahnya cakrawala Hal yang datang Namun sangat tak ingin ini datang Karena ini mengoyak Mengoyak senyuman legit Memusnahkan afeksi Intuisi yang selalu salah