Langsung ke konten utama

Semua.

Senja di pelabuhan tua
Terasa semua berbeda
Aku ingin berlari sekencang kencangnya
Dan di dimensi imaji berlabuhnya

Ku definisikan tentang semua
Semua yang mempunyai mantra
Semua yang menimbulkan bahaya
Dan semua Yang ada disana

Batas diafragma melepuh
Dada seperti sesak menekan
Tulang tengkorak tersayat
Langkah kaki berhenti melangkah

Semua terasa lemah
Seperti tidak ada asupan
Dan semangat yang mengikat
Emosi hati tumpah ruah

Ku terdiam melihat cahaya merah
Yang berubah menjadi hitam gelap
Ku harap akan datang bulan dan bintang
Tetapi yang datang adalah kegelapan

Kutinggalkan tempat itu
Tapi tak bisa
Tidak ada cahaya menyinari
Gelapnya malam itu

Menatap langit dan seluruhnya
Dengan kegelapan yang ada
Menunggu Cahaya
Yang dapat membawa ku pulang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Haruskah ku mencari pengganti dirimu?

Disaat itu kau pergi jauh dariku Meninggalkanku bersama bayangmu.       Hatiku seperti berada di lautan lepas Tidak tau harus kemana.      Apakah aku harus mencari pengganti mu ? Apakah aku akan mendapatkannya?      Aku tidak tahu. Yang pasti akan kucoba terlebih dahulu Karena kesedihan tidak akan mengembalikan semuanya yang telah berlalu.       Pesanku semoga kau bahagia Walau tak bersama ku .

AKU MANUSIA

Aku tahu ku tak sempurna Kekurangan ku dominan Dibanding kelebihan ku Aku tahu ituu Aku mungkin tidak manusiawi Tidak mengerti apa itu romantis Pengetahuan ku nihil tentang itu Karena terlalu banyak kekecewaan dilintasi Aku manusia tanpa talenta Berpikir cara membahagiakan Tapi tidak bisa terwujud Karena kekosongan ilmu Aku mungkin bodoh Itu sebabnya ketidak sempurnaan Hanya bisa membantu Disaat kau perlu Maaf aku tak seperti yang lain Aku menyimpan rasa cemburu? Iya itu selalu terasa

Penerang jalan hidup

Waktu. Detik demi detik tidak terasa Telah terlewati ber menit menit Tidak terasa sudah larut malam Semua seolah terlalu cepat berjalan Dengan mu aku tertawa dan bercerita Semua kisah hidup yang dilewati Semua lelucon yang membuat aku dan kau jadi bahagia Kau lah pengubah hidupku Dari monokrom Sampai menjadi pelangi Dari gelap gulita Sampai muncul mentari Kau yang mengubahnya Jam seakan berlari Dari cerianya pagi ke indahnya senja Itu semua karenamu yang menjadi penyemangat Hari kian hari Hidupku penuh warna dan kata Seolah menjadi orang terceria di dunia