Terik sang Surya datang Membakar isi kepala Bagai perapian yang sempurna Dengan bara yang dimilikinya Kian hari sama saja Menjadi sulit hidup dibuatnya Ingin rasanya pergi Pergi ke dimensi kedua Yang berbeda dengan sebelumnya Lebih membuat lega Tapi tidak sementara Dimensi kedua untuk selamanya Menyuguhkan segalanya Tapi tidak kembali terbakar oleh sang Surya Memberi atensi yang sama Dia tidak menarik lagi apa yang ada Seperti lebih mudah di dimensi kedua Dengan melihat yang ada Tapi itu tidak bisa Harus tetap di sini dengan menjalaninya