Langsung ke konten utama

Belakang

sebelumnya saya di sajak ini mendapat inspirasi dari teman saya berinisial "al" semoga kalian yang berperasaan sama bisa mengikhlaskan seperti dia.

~~~~~~


selamat malam
kamu yang disana
terima kasih untuk mu
telah menarik bibir ini menjadi tersenyum

terima kasih untuk mu
walau kau tak sempat menjadi milikku
ku harap kau 
dapat menemukan kebahagian untukmu

mungkin kau tau aku mencintaimu
mungkin kau tak ingin dicintaiku
tak apa itu tindakan manusiawi
sudah sering ku menerima ini juga sebelumnya

aku akan berjalan mundur
bukan karena ku menyerah
tapi aku tetap melihat punggungmu
walau kau melihat punggung orang lain

aku tidak bisa berjalan maju
karena mungkin bukan aku sosok pangeran mu
walau begitu aku selalu manjagamu
dan kau tak akan pernah tau itu

Komentar